Prodi Ilmu Pemerintahan
Universitas Muhammadiyah Malang
Prodi Ilmu Pemerintahan
Universitas Muhammadiyah Malang

Semiloka AIPPTM: Membangun Sinergisitas untuk Kemajuan Bangsa

Author : Administrator | Senin, 02 September 2013 08:55 WIB

Prof. M. Mas’ud Said, PhD., memaparkan materi pada Seminar Nasional AIPPTM di Unismuh Makassar (21/04).

Asosiasi Ilmu Pemerintahan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (AIPPTM) kembali mengadakan seminar dan lokakarya (Semiloka). Kegiatan Semiloka ini diadakan di Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh), (21/04). Kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari pertemuan pengurus AIPPTM di Universitas Muhammadiya Malang Desember 2012 lalu. Pengurus AIPPTM sengaja mendesain kegiatan di Unismuh ini dalam bentuka dua kegiatan yaitu seminar nasional dan lokakarya akreditasi. Seminar nasional bertujuan mencitrakan AIPPTM secara eksternal sedangkan lokakarya akreditasi bertujuan memperkuat kelembagaan internal AIPPTM.

Seminar nasional mengusung tema “Menyongsong Pemilu 2014: Mewujudkan Reformasi Birokrasi dan Politik Indonesia Berkemajuan”. Seminar ini mendatangkan dua narasumber yaitu Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Prof. M. Mas’ud Said, PhD., Asisten Staf Khusus Presiden bidang Otonomi dan Pembangunan Daerah. Ketua Bawaslu menyorot tentang peran dan kesiapan masyarakat dalam mengikuti pesta demokrasi di tahun 2014 nanti. Menurutnya masyarakat harus turut berperan aktif untuk mensukseskan pesta demokrasi. “Tanpa peran aktif masyarakat tidak mungkin Pemilu 2014 nanti berjalan dengan baik”, tuturnya.

Di tengah maraknya money politic dibutuhkan kemauan baik masyarakat untuk menghindari politisi-politisi yang berprilaku tidak baik dalam berdemokrasi. Menurutnya saat ini masih banyak politisi yang suka melakukan money politic. Dalam sistem demokrasi, money politic dilarang dan diharamkan karena dapat merusak nilai-nilai yang terkandung didalam demokrasi itu sendiri. Money politic secara langsung melahirkan struktur politik dan pemerintah yang tidak sehat sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. “Money politic sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup masyarakat dalam suatu bangsa”, ujarnya dihadapan peserta seminar.

M. Mas’ud Said menjelaskan Pemilu merupakan sarana bagi masyarakat untuk mewujudkan dan menciptakan birokrasi yang baik. Apabila masyarakat salah memilih pemimpin maka secara langsung menciptakan birokrasi yang tidak baik. “Pemimpin yang tidak baik akan melahirkan birokrasi yang tidak baik pula. Diharapkan masyarakat di Pemilu 2014 nanti dapat memilih pemimpin yang memiliki visi dan komitmen kuat untuk membangun bangsa dengan baik dan profesional”, ujarnya berharap. 

Acara Lokakarya Akreditasi tidak kalah menariknya dari acara seminar. Acara lokakarya berlangsung dua hari. Hari pertama dibahas konsep dan program kegiatan AIPPTM. Hari kedua membahas akreditasi Program Studi Ilmu Pemerintahan yang tergabung dalam AIPPTM. Peserta diberi waktu untuk memaparkan perkembangan dan kondisi akreditasi pada program studi mereka masing-masing. Setelah itu, dilanjutkan bimbingan teknis tentang penyusunan Borang dan Evalusi Diri yang dipandu oleh Ketua AIPPTM, Dr. Nurmandi, M.Sc. Menurut Nurmandi untuk mendapatkan akreditasi yang memuaskan dibutuhkan kerja keras dan profesional dari pengelola program studi. “Mendapatkan akreditasi A dibutuhkan kerja keras dari semua pihak yang ada diperguruan tinggi tertentu”, jelasnya sembari memotivasi peserta lokakarya. 

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image