Prodi Ilmu Pemerintahan
Universitas Muhammadiyah Malang
Prodi Ilmu Pemerintahan
Universitas Muhammadiyah Malang

KULIAH PRAKTISI LABORATORIUM ILMU PEMERINTAHAN SAMSAT KOTA BATU, TEKONLOGI INFORMASI MEMPERCEPAT PELAYANAN

Author : Administrator | Kamis, 01 Agustus 2013 13:42 WIB

Tengah: Kepala Samsat Malang Raya Wilayah Selatan.

“Pelayanan yang baik adalah yang memuaskan konsumen”. Demikian ungkapan awal yang disampaikan Kepala Samsat Kota Batu pada kuliah Praktisi Laboratorium Ilmu Pemerintahan tanggal 31 Desember 2011 di Aulau Lantai I Masjid AR. Fachruddin. Di era globalisasi dan modernisasi, pemerintah dituntut untuk menerapkan pelayanan  yang baik, yakni efektif dan efesien. Pelayanan yang efektif adalah pelayanan yang membtuhkan waktu yang tidak terlalu lama namun sesuai dengan prosedur, professional, dan bertanggung jawab. Pelayanan yang efesien adalah pelayanan yang tidak memberatkan masyarakat secara ekonomi. Biaya pelayanan harus mencerminkan nilai keadilan dan proposional, ujarnya mengawali kuliah praktisi.

Pelayanan efektif dan efesien mudah diwujudkan dan diterapkan karena didukung oleh teknologi informasi yang canggih. Samsat Batu khususnya, telah dan sedang menerapkan pelayanan yang baik itu, dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor tidak perlu datang ke kantor, cukup online melalaui internet dan itu hanya membutuhkan waktu ± 2 menit, perpanjangan SIM, balik nama BPKB/STNK semua pelayanan dilakukan melalui internet, tuturnya menjelaskan model pelayanan yang diterapkan di Samsat Kota Batu.

Drs. Krishno Hadi, MA., Kepala Laboratorium Ilmu Pemerintahan, menjelaskan “kuliah praktisi yang diselenggarakan ini bertujuan agar mahasiswa memahami praktik pelayanan publik khususnya di Samsat Kota Batu. Mahasiswa tidak cukup hanya memahami teoritik pelayanan publik. Memahaman teoritik dan praktik adalah keharusan bagi mahasiswa. Sehingga mahasiswa mampu menganalisis dinamika pelayanan publik”, ujarnya

Mahasiswa Ilmu Pemerintahan merasa senang dengan adanya kuliah praktisi. Bagus, mahasiswa Ilmu Pemerintahan, mengatakan “kuliah praktisi seperti ini sangat berharga buat kami, karena dapat mengetahui praktik pelayanan publik, jadi kami tidak hanya memahami teori yang kadang tidak sesuai dengan praktik di lapangan, tuturnya. 

rita.

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image