Belajar Pembangunan Pariwisata, Mahasiswa IP Langsung Magang-Riset di Kementrian Pariwisata

Rabu, 14 November 2018 15:21 WIB   Administrator

Belajar Pembangunan Pariwisata, Mahasiswa IP Langsung Magang-Riset di Kementrian Pariwisata

Jakarta-Magang merupakan salah satu syarat dalam menyelesaikan pendidikan, khususnya mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang. Mahasiswa tingkat akhir diwajibkan untuk melakukan magang di Instansi pemerintahan baik dari tingkat Kab/kota, Provinsi bahkan Pusat. Dengan adanyaprogram magang risetiniakan banyak keuntungan yang didapat bagi mahasiswa, keuntungan yang dimaksudkan yaitu dapat mempraktekkan langsung di lapangan apa yang telah didapat saat perkuliahan di kelas, serta menambah wawasan, banyak sekali tambahan ilmu yang dapat di peroleh dari program magang riset ini.

Kami bertiga ( Afif, Adinda dan Jeny)melaksanakan magang riset di Kementrian Pariwisataselama 2 bulan, kami sangat senang sekaligus bangga  dapat melakukan magang riset di Kementrian Pariwisatadan kami diterima dengan tangan terbuka, hari pertama saatdi kantor kami diantarkan oleh Mbak Ika sebagai sekretaris pribadi Asisten Deputi Pengembangan Wisata Budaya(Asdep PWB) yaitu tempat kami melakukan kegiatan. DiAsdep PWB terdapat 4 bidang yaitu bidang Wisata Kuliner dan Belanja, Wisata Sejarah dan Religi, Wisata Perdesaan dan Perkotaan, serta Wisata Tematik. Disana kami banyak menjumpai orang baru dari berbagai daerah seperti medan , jawa, sunda, sangat senang sekali ketika mereka berbicara dengan bahasa masing-masing dan menurut kami itu sangat unik dan mereka sangat ramah sekali kepada kami .

Hari pertama magang riset kami belum diberi tugas apapun untuk dikerjakan , kami hanya memperkenalkan diri kepada seluruh staf dibantu dengan ibu Ana sebagai Kepala Bidang Wisata Sejarah dan Religi. Selain itu kami juga mendapatkan teman baru ,mereka juga sedang magang di Asdep PWB, yaitu Alfandy dan Sheila.Saat kami magang, kami tidak di tempatkan di salah satu bidang, kami fleksibel membantu semua bidang, terutama bidang yang sibuk.

Dari sanalah kami juga belajar ilmu yang bias dibilang hanya ditemui di Kementerian Pariwisata, seperti 10 destinasi prioritas dan dipangkas menjadi 4 destinasi prioritas. Kamimembantu  mencari data tentang amenitas dan aksebilitas serta ringkasan suatu pariwisata di tiap kabupaten dan kota di tiap 10 provinsi. Meski itu bias dibilang membutuhkan waktu yang lama untuk mengerjakan dan sedikit rumit, tetapi dari situlah kami dapat mengetahui beberapa pariwisata yang ternyata banyak sekali dimiliki oleh Indonesia yang terkadang jarang terekspos, bahkan ada yang aksebilitas dan amenitasnya kurang sepadan dengan indahnya wisata di tempat tersebut.

Selain itu, kami juga diajak rapat kerja sama dengan Kementerian Desa, dan menjadi notulen dalam rapat tersebut. Meski hanya sebatas notulen dan pendengar, dari situlah kami mendapat banyak sekali tambahan ilmu yang bahkan media sosial belum mengekspos. Kementerian Pariwisata, tentu tidak jauh – jauh dengan Wisata, tiap harinya beberapa pegawai disana keluar kota untuk perjalanan dinas, dan mereka selalu membawa oleh- oleh saat pulang ke kantor,yang otomatis kami dapat mencicipi berbagai makanan ringan dari beberapa daerah di Nusantara.Beruntungnya kami juga diajak perjalanan dinas ke Kota Bogor, sangat senang sekali berwisata sambil bekerja. Pernah sekali kami diberi tanggung jawab sebagai pengganti asisten pribadi Asdep PWB yang mengurus surat masuk dan disposisinya,dikarenakan banyak pegawai yang secara bersamaan perjalanan dinas pada hari itu, sedikit sulit dikarenakan banyak sekali pekerjaan, tetapi kami menyelesaikan pekerjaan pada hari itu dengan baik, dan kami juga mengerti bagaimana alur kerja di Asdep PWB.

Selain mengetahui beberapa pariwisata dengan amenitas dan aksebilitas di Indonesia, kami juga sempat menginput Daftar Rincian Permintaan Pembayaran  (DRPP) yang diberikan oleh Bapak Joko selaku Pejabat Pemberi Komitmen (PPK) Asdep PWB yang banyak sekali memberi kami ilmu, meski kami tidak terlibat dalam pembuatan DRPP ini , dengan menginput data dan membacanya , itu sudah menambah ilmu kami lagi yang mungkin belum kami dapat saat di kelas.

Intinya kami bersyukur dengan adanya magang riset di Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang ini, karena selain kami mendapat pengalaman yang luar biasa dalam dunia kerja di lingkup Pemerintahan, kami juga dapan melakukan riset yang menjadi bahan skripsi kami, yang diharapkan dapat mempercepat kelulusan kami.

Shared: